Inilah Buku Anak #4: Buku Bab ‘Chapter Books’

0
855

Serial tulisan “Menyelami Dunia Buku Anak” hadir kembali. Kali ini saya bawa Anda untuk mengenali salah satu jenis buku yaitu buku bab atau chapter books. Buku ini sama dengan buku early readers hanya ditujukan untuk anak dengan usia delapan tahun.

Buku bab adalah buku lanjutan untuk anak usia delapan tahun yang sudah mulai memasuki tahap membaca lanjutan. Mereka adalah anak-anak yang sudah tidak tertarik dengan buku-buku early readers. Pada dasarnya buku bab relatif menyajikan cerita, bahasa, dan struktur kalimat yang sederhana. Akan tetapi, buku ini tetap memuat tantangan dan pengalaman baru bagi anak karena mereka mulai mengenal pembagian cerita dalam bab.

Sama halnya dengan buku pembaca mula (early readers), buku bab juga memiliki rentang pembaca yang pendek yaitu usia delapan tahun. Namun, kedudukan buku ini sangat penting sebagai transisi sebelum anak-anak diperkenalkan dengan first novel atau novel.

Selain buku bab, dikenal juga buku hi-lo (high interest/low reading level) yaitu buku untuk anak-anak yang berada pada tingkat membaca rendah, tetapi memiliki rasa ingin tahu atau ketertarikan yang tinggi terhadap sesuatu. Jadi, keinginan mereka yang tinggi terhadap satu topik dijawab dengan buku yang masih disusun secara sederhana, terutama dalam struktur bahasa dan kosakata.

Contoh buku bab yang populer di dunia adalah The Tale of Peter Rabbit karya Beatrix Potter, Pippi Longstocking karya Astrid Lindgren, dan Seri Goosebumps karya R.L. Stine.

 

Spesifikasi Buku Bab

 

Buku bab seperti halnya buku pembaca mula didesain untuk memberikan perasaan bertumbuh pada pembacanya. Jika bagian kovernya terlihat seperti buku pembaca mula, bagian perwajahan dalam buku tampak sedikit berbeda.

Di dalam buku untuk pembaca mula masih terdapat ruang putih yang dominan, terutama spasi yang lebih besar, tetapi buku bab sudah menguranginya yaitu tampak pada pengurangan spasi antarbaris. Buku bab biasanya juga menggunakan beberapa ilustrasi, tetapi fungsinya hanya sebagai “pemanis” jalan cerita.

Hal yang paling mencolok dalam buku bab sehingga dinamakan demikian adalah pemecahan cerita ke dalam beberapa bab kecil. Pembagian bab ini diperlukan karena banyaknya teks dan halaman dibandingkan buku untuk pembaca mula. Dengan pengelompokan isi ke dalam beberapa bab, memberikan rasa menyenangkan kepada anak-anak karena mereka tidak ditekan untuk menyelesaikan pembacaan buku sekali duduk.

Pembagian bab tersebut juga menempatkan buku bab sebagai bacaan peralihan menuju pembagian bab yang lebih panjang dan kompleks. Ketebalan buku bab secara normal adalah 48 sampai dengan 80 halaman dengan 1.000-1.500 kata.

 

Bambang Trim adalah praktisi di bidang penulisan-penerbitan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia juga telah menulis lebih dari 160 judul buku sejak 1994. Bambang Trim pernah menjabat posisi puncak di beberapa penerbit nasional serta pernah menjadi dosen ilmu penerbitan di tiga PTN (Unpad, PNJ, dan Polimedia). Kini, Bambang Trim mengelola lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang penulisan-penerbitan yaitu Alinea Ikapi dan InstitutPenulis.id. Tahun 2016 ia juga terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here