Bayangkan Anda Memiliki Pasukan Khusus Menulis

2
674

Manistebu.com | Media sosial dan media daring (online) ternyata telah menjadi medan pertempuran baru pada era digital kini yang banyak menyisakan peristiwa-peristiwa heroik dan tidak jarang pula tragedi. Banyak orang yang mulai menulis dan melontarkan peluru kata-kata hingga melumpuhkan mereka yang dianggap musuh. Namun, peluru itu juga kadang menjadi bumerang yang malah menghancurkan.

Kesimpulannya, tidak semua orang terampil menggunakan senjata tulisan dan peluru kata-kata.

Bagi sebuah organisasi atau lembaga, tentu menyiapkan sebuah “pasukan khusus” menulis menjadi sangat penting dalam era digital kini. Pasukan itu harus menjaga, bertahan, bahkan jika diperlukan menyerang balik, yang tentunya memerlukan keterampilan tingkat tinggi dalam mengolah dan mengemas kata-kata. Itulah keterampilan MENULIS yang justru semakin penting dikuasai siapa pun pada era kini.

Bayangkan jika organisasi Anda memiliki satu orang atau satu tim sebagai pasukan khusus menulis itu. Tentu Anda tidak akan dipusingkan lagi dengan berbagai momentum menghadapi perang pena dan kata-kata di dunia nyata maupun dunia maya. Pasukan khusus Anda akan selalu siap bergerak.

Institut Penulis Indonesia (IPI) tampaknya melihat akan kebutuhan menyiapkan pasukan khusus ini. Mulai November 2016, IPI membuka kerja sama penyelenggaraan kursus privat menulis untuk 3-7 orang yang akan dijadikan pasukan khusus menulis dengan spesialisasi tertentu. Penyelenggaraan awal bertempat di Jakarta dan Bandung dengan kebebasan memilih waktu kursus kepada para peserta.

Kursus privat yang tersedia adalah program intensif 1 hari dan program intensif plus 2 hari. Biaya yang perlu disiapkan juga sangat hemat yaitu mulai Rp2 juta per orang. Pasukan khusus yang dipersiapkan akan mendapatkan fasilitas buku + t-shirt + keanggotaan RUMPI (rumah penulis Indonesia) + voucer kursus daring + makan siang + kudapan.

Baca selengkapnya di sini:

IPI Buka Program “Pasukan Khusus” Menulis

Bambang Trim adalah praktisi di bidang penulisan-penerbitan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia juga telah menulis lebih dari 160 judul buku sejak 1994. Bambang Trim pernah menjabat posisi puncak di beberapa penerbit nasional serta pernah menjadi dosen ilmu penerbitan di tiga PTN (Unpad, PNJ, dan Polimedia). Kini, Bambang Trim mengelola lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang penulisan-penerbitan yaitu Alinea Ikapi dan InstitutPenulis.id. Tahun 2016 ia juga terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro).

2 KOMENTAR

  1. Selamat sore.
    Tertarik,menjadi pasukan penulis . Jika ada di Jogja.
    Tapi,masuh terkendala dana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here