Profesi Menarik Perajin Buku Alias Book Packager

1
305

Manistebu.com | Book packager? Makhluk apa lagi ini?

Dalam sebuah liputan khusus tentang buku di Republika beberapa tahun silam, praktisi perbukuan Antonius Bangun pernah menyebut soal ini yang diistilahkannya dengan perajin buku. Book packager memang menjadi sebuah profesi alih-alih kemudian sebuah perusahaan jasa yang menerima order untuk mengemas dan memproduksi sebuah buku dari naskah hingga siap cetak, atau bahkan langsung dengan hasil cetak.

Memang ada kemiripan antara book packager dan publishing service. Perbedaan tipisnya, book packager dapat bekerja tanpa mempertimbangkan pesanan dari penerbit, tetapi justru menciptakan buku siap pesan atau siap jual ke penerbit. Jadi, book packager bisa sebagai usaha jasa dan bisa pula sebagai usaha produk.

Mengapa penerbit menggunakan jasa book packager? Dalam kasus Indonesia dengan begitu banyaknya program penilaian buku serta pengadaan buku yang dilakukan pemerintah, penerbit terkadang kewalahan untuk memenuhinya karena keterbatasan sumberdaya. Apalagi yang disebut buku adalah produk kreatif; untuk menciptakan judul-judul buku dan konsep penggarapan juga perlu kreativitas tinggi. Di sisi lain, dalam pasar bebas, penerbit juga memerlukan buku-buku untuk meluaskan produk garapan mereka atau menjadikannya sangat spesifik. Di sinilah mereka kadang sangat terbantu dengan jasa book packager.

Book packager sebagai usaha jasa. Perusahaan perajin buku ini pun membangun kemitraan strategis dengan penerbit untuk mengemas naskah-naskah yang diinginkan penerbit menjadi buku. Bahkan, book packager menjadi penghubung antara penerbit dan penulis, termasuk juga dengan tokoh-tokoh terkenal yang diincar menulis buku. Book packager akan melibatkan editor, layouter, desainer, dan ilustrator, termasuk fotografer dalam pekerjaannya. Satu paket buku yang dikerjakan umumnya diberi kompensasi flat fee (beli putus) dengan pengalihan hak cipta. Jarang sekali negosiasi terjadi dalam bentuk royalti. Sebagai perbandingan, hasil kemasan sebuah book packager di luar negeri dapat dihargai $1 per kata, sangat menggiurkan. Di Indonesia tentu tidak sampai seharga demikian. Rata-rata book packager menawarkan buku terkemas dalam bentuk flat fee senilai Rp5 sampai tentunya berharga belasan hingga puluhan juta. Apabila dengan cetakan, harga yang ditawarkan memang bisa mencapai puluhan, bahkan ratusan juta.

Book packager sebagai usaha produk. Perusahaan perajin buku akan menjalankan program penerbitan buku-buku berdasarkan product plan yang dibuat untuk setahun. Investasi yang dikeluarkan pun hampir sama dengan penerbit, kecuali cetak karena produk yang dijual dalam bentuk dummy ataupun camera ready copy (CRC). Di sini book packager seperti memiliki mini market buku yang ditawarkan ke penerbit. Penerbit yang tertarik tidak perlu lagi berpayah-payah menyiapkan sumberdaya dan memikirkan konsep, tinggal memilih tawaran book packager, selesai sudah.

Book packager kadang menambah layanannya pada aktivitas marketing, seperti promosi, termasuk penjualan misalnya dengan mengadakan toko buku online. Selain itu, ia juga dapat menjadi penghubung penerbit dengan percetakan-percetakan yang menawarkan harga bersaing.

Bagaimana Anda bisa menjadi seorang book packager? Tentu ada harus memiliki pengalaman mumpuni di bidang penulisan, editorial, dan juga percetakan. Semua ini dapat Anda pelajari dengan terjun langsung memahami industri buku. Umumnya para book packager adalah mantan editor dari sebuah penerbit ataupun mantan marketer penerbit.

Memang dalam era digital printing dan print on demand (POD) seperti ini, book packager seperti menemukan momentumnya. Book packager dapat lebih leluasa memunculkan ide-ide pengemasan bukunya dan ditawarkan pada klien yang tidak terbatas penerbit, bahkan sangat luas. Ingat, bagi banyak orang, buku tetaplah sebuah prestise juga ‘sesuatu’ yang berdampak terhadap kenangan maupun eksistensi.

Saya melakoni menjadi book packager sejak 1995 dan menikmati betul berkubang dalam ide-ide pengemasan buku. Untuk hal ini memang saya mempelajari proses penerbitan, proses kreatif penulisan, proses pracetak dan dekstop publishing, dan tentunya juga proses cetak. Kini, saya memiliki perusahaan jasa penerbitan dan book packager bernama Dixigraf yang sudah mengemas lebih dari 400 judul buku sejak 2007, terdiri atas buku anak, buku edukasi, buku teks, buku populer, buku panduan, dan sebagainya. []

©2012 oleh Bambang Trim

 

Bambang Trim adalah praktisi di bidang penulisan-penerbitan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia juga telah menulis lebih dari 160 judul buku sejak 1994. Bambang Trim pernah menjabat posisi puncak di beberapa penerbit nasional serta pernah menjadi dosen ilmu penerbitan di tiga PTN (Unpad, PNJ, dan Polimedia). Kini, Bambang Trim mengelola lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang penulisan-penerbitan yaitu Alinea Ikapi dan InstitutPenulis.id. Tahun 2016 ia juga terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro).

1 KOMENTAR

  1. pak, dixigraf.com dihack orang ya? kok tampilan hlmn dpn jd aneh, ada tulisan “the crows crew. we got it, we hack it”.

    Just test ur security,.. :p

    Greetz : ovanIsmycode | Catalyst71 | walangkaji | Fee_lizi0ust | k1t4r0 | 777r | Penjamoen | Don Ojan | ph_0vtL4w | Al3x.K4pr4n0s | Anharku | aSU_aBANG | xCrotZ | Meninbox | Katonz | Ch0c0 | Newbie-Uzha | De Vinclous | R10 | Evil-Dz | rED X | Cronos Ip | Dz Phoenix | Beastar | Ade_Gay7 | Special to my luvly sistha Netikerty Asenet
    .:: YCL | S.B.H | I.S.D | S.A.C ::.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here