Jalan Belajar Editing

0
474

Sudah dapat dipastikan banyak editor teks yang bertebaran di Indonesia ini adalah para autodidak. Pasalnya, langka sekali pendidikan tinggi formal untuk belajar khusus ilmu ini. Dahulu sejak 1988 ada Prodi Editing di Fakultas Sastra Unpad. Namun, kabarnya prodi tersebut sudah dihapus. Kini masih bertahan Jurusan Penerbitan di Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Jakarta. Namun, ilmu editing hanya jadi bagian mata kuliah.

Sejak tahun 2000 saya sudah mulai aktif mengisi berbagai pelatihan editing untuk berbagai lembaga/institusi, bahkan juga perseorangan. Selain itu, saya pun sempat mengajar di almamater saya, Prodi D3 Editing Unpad serta di Politeknik Negeri Jakarta (Jurusan Penerbitan) dan Politeknik Negeri Media Kreatif (Jurusan Penerbitan). Banyak pengalaman tergali dari mengajarkan ilmu langka tersebut.

Hampir dapat dipastikan sebagian besar, bahkan mungkin dalam angka 98% editor di Indonesia adalah autodidak. Mereka yang berkesempatan mengenyam pendidikan lebih tinggi di luar negeri ataupun semacam kursus singkat editing, dapatlah dihitung dengan jari. Padahal, di satu sisi ilmu editing sangat diperlukan, bukan hanya dalam ranah industri penerbitan.

Tahun 2014 lalu, saya punya pengalaman mengedit ratusan dokumen asuransi dan juga dokumen peraturan Mahkamah Agung. Hal tersebut membuktikan pentingnya peran editor untuk memastikan kelayakan publikasi sebuah teks tertulis.

Persoalannya yang diedit bukan hanya bahasa, melainkan juga logika, keruntutan struktur penyajian, termasuk juga validitas data dan fakta. Editor memang perlu membangun “kecurigaan” terhadap setiap naskah atau teks yang dieditnya.

Lalu, bagaimana mereka yang ingin belajar tentang editing dapat mengakses ilmu tersebut? Membaca buku tentang editing–meskipun ini termasuk langka–mungkin dapat membantu. Namun, yang paling efektif tentu belajar intensif bersama para editor yang sudah berpengalaman.

Saya sendiri mengajarkannya dalam kelas daring (online) dan juga kelas publik, bahkan kelas privat untuk perseorangan. Berikut ini adalah beberapa kelas editing yang diselenggarakan pada tahun 2015.

Kelas Daring 12-14 Januari 2015

Berikut ini adalah kelas editing perdana secara daring ‘online‘ yang diselenggarakan bekerja sama dengan Griya Kinoysan University. Ini termasuk kelas hemat hanya dengan Rp200.000,00, Anda sudah dapat mengikuti kelas selama 4,5 jam efektif.

infografik-editing-daring

Kelas Publik di Trimuvi

Kelas publik di Trimuvi pada 2015 hanya diselenggarakan dua kali untuk tingkat dasar dan dua kalit untuk tingkat lanjut, yaitu pada tanggal 3-4 Februari dan 6-7 Oktober untuk Copy Editing Tingkat Dasar serta 7-8 April dan 3-4 November untuk Copy Editing Tingkat Lanjut.

Trimuvi-2015

Kelas Privat

Bagaimana dengan kelas privat? Kelas privat dibuka untuk mereka yang ingin belajar secara intensif, baik dengan cara tatap muka ataupun secara daring. Untuk kelas daring, investasi kursus privat adalah Rp2.000.000,00 dengan waktu efektif kursus selama 8 jam menggunakan media sosial ataupun skype. Fasilitas yang diberikan adalah diktat + materi softcopy + eBook + sertifikat.

Adapun untuk kelas tatap muka di Trimuvi (Jalan Cihanjuang No. 155, Cimahi-Bandung), investasi sebesar Rp3.000.000,00 untuk bimbingan kursus selama 2 hari dengan fasilitas diktat + CD materi dan pelatihan + eBook + makan siang + kudapan + sertifikat.

***

Selain itu, saya bersama Trimuvi juga menerima undangan untuk mengisi kelas pelatihan/lokakarya (workshop) tentang editing di kampus/instansi/lembaga dengan penyelenggaraan efektif selama dua hari (teori dan praktik). Untuk surat penawaran in-house training/workshop dapat menghubungi Trimuvi di 022-86617757 atau email ke tri3muvi@gmail.com.

Bambang Trim adalah praktisi di bidang penulisan-penerbitan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia juga telah menulis lebih dari 160 judul buku sejak 1994. Bambang Trim pernah menjabat posisi puncak di beberapa penerbit nasional serta pernah menjadi dosen ilmu penerbitan di tiga PTN (Unpad, PNJ, dan Polimedia). Kini, Bambang Trim mengelola lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang penulisan-penerbitan yaitu Alinea Ikapi dan InstitutPenulis.id. Tahun 2016 ia juga terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here