Mengapa Anda Ingin Menjadi Penulis?

Manistebu.com | Satu surel dan satu pesan WA masuk ke akun saya, datang dari dua orang yang mengaku penulis pemula. Kebetulan sekali apa yang mereka tanyakan dan harapkan berkenaan dengan rencana buku saya berjudul 6 Perkara Menulis untuk Bahagia—buku yang belum selesai dituliskan hingga 2023.

Mengapa sebenarnya seseorang ingin menulis atau menjadi penulis?

Tentu ada tujuan, baik tujuan yang bersifat manasuka maupun tujuan serius sebagai karier. Tujuan menulis banyak sekali, tetapi ada enam klasifikasi orang menulis. Saya mengajukan enam klasifikasi ini:

  1. menulis sebagai hobi (kesenangan), termasuk pengisi waktu luang;
  2. menulis karena penugasan;
  3. menulis sebagai keterampilan hidup;
  4. menulis sebagai profesi;
  5. menulis sebagai media terapi psikologis;
  6. menulis sebagai pelarian.

Posisi Anda di mana? Ini tentu akan berhubungan dengan tujuan Anda menulis. Pilihan menulis sebagai hobi mungkin membuat Anda merasa tidak perlu mengasah keterampilan, mengikuti pelatihan-pelatihan menulis, atau belajar pada seorang mentor/tutor. Namun, sering kali pula orang yang menulis sekadar hobi ingin karyanya dipublikasikan di media massa. Ketika naskahnya dianggap kurang layak, ia kecewa.

Pilihan menulis sebagai penugasan ini terjadi di lingkungan akademis dan kedinasan. Mahasiswa dan dosen terpaksa menulis. PNS terpaksa menulis. Menulis terkadang berhubungan dengan kenaikan jabatan/pangkat. Menulis menjadi sebuah tekanan. Hehehe, terkadang membuat stres.

Apa tujuan Anda menulis?

Berikut ini senarai tujuan orang untuk menulis yang saya kumpulkan dari pengalaman berinteraksi dengan para penulis atau orang yang ingin menulis–saya menyusunnya secara acak:

  1. mendapatkan imbalan uang dari honor atau royalti;
  2. memberi kontribusi pada angka kredit kenaikan pangkat;
  3. menyebarkan pesan agama (berdakwah);
  4. meninggalkan warisan pengalaman dan pemikiran;
  5. menjadi terkenal (populer);
  6. menegaskan reputasi di bidang tertentu;
  7. mendapatkan pengakuan dari sejawat atau orang-orang seprofesi;
  8. menguatkan merek diri (personal brand);
  9. membantu pemasaran seminar/pelatihan/lokakarya;
  10. memengaruhi publik/audiensi tertentu untuk mengikuti pendapatnya;
  11. menjawab atau mengklarifikasi sebuah data/fakta yang dianggap menyimpang (buku putih);
  12. menjawab pertanyaan tentang dirinya sendiri;
  13. mengkritik pribadi/organisasi/pemerintah;
  14. menciptakan tonggak sejarah;
  15. membagi dan menyebarkan suatu ilmu pengetahuan;
  16. membagi dan menyebarkan resep sukses;
  17. membagi dan menyebarkan suatu penemuan atau hasil penelitian;
  18. mengungkap rahasia yang terpendam selama ini;
  19. menghibur orang lain;
  20. menaklukkan tantangan dalam diri;
  21. membagi pengalaman pribadi yang luar biasa, tragis, mengharukan, atau penuh dinamika;
  22. membantu pemasaran produk/jasa;
  23. memenuhi kewajiban sebagai akademisi (guru, dosen, peneliti, dsb.);
  24. memicu atau menimbulkan kontroversi dan polemik;
  25. memenuhi tugas dan tanggung jawab profesi, seperti sekretaris atau humas yang harus menulis;
  26. menyembuhkan pikiran dan perasaan;
  27. memotivasi orang alih-alih menyebarkan juga paham yang diyakini (self-help);
  28. menyebarkan metode, kiat, tip yang diyakini berhasil;
  29. memiliki karya yang dapat dibanggakan;
  30. menarik atau mencuri perhatian seseorang atau banyak orang;
  31. mengisi waktu luang;
  32. menjadikan sebagai bisnis;
  33. meluruskan sejarah yang dianggap menyimpang;
  34. mendokumentasikan sejarah atau linimasa sebuah peristiwa;
  35. menjadi penerbit;
  36. menyaingi karya lain yang dianggap tidak lebih baik;
  37. menginginkan karya dapat difilmkan;
  38. melanjutkan profesi yang sama dengan orangtua atau kakek/nenek;
  39. mengungkap pemikiran dan peranan untuk kampanye pemilihan (pilbup, pilgub, pilpres, dsb.);
  40. memantapkan diri sebagai motivator atau orang bijak yang nasihatnya selalu ditunggu.

Ada 40 tujuan dan adakah tujuan itu sesuai dengan diri Anda kini? Jika tidak ada, tentu Anda berpotensi menambah satu poin lagi.

Jadi, nanti Anda pun akan bertemu dengan jawaban dari pernyataan Mas Wendo (Arswendo Atmowiloto) bahwa mengarang itu gampang; dan pernyataan Pak Budi Darma bahwa menulis itu sulit. Semua bergantung pada sebagai apa Anda menempatkan kegiatan menulis dan apa tujuan yang hendak Anda capai.

Salam Literasi!

8 thoughts on “Mengapa Anda Ingin Menjadi Penulis?”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.