Biografi Pengusaha Jepang ini Diterbitkan di Indonesia

0
577

Manistebu.com | Seorang pengusaha Jepang yang sempat mengalami kebangkitan Jepang setelah luluh lantak akibat Perang Dunia II membukukan kisahnya dan terbit kali pertama dalam bahasa Indonesia.

Yasuo Furukawa, begitu nama lengkap sang pengusaha tersebut adalah pendiri Furukawa Shell Co., Ltd. yang berpusat di prefektur Shiga, Jepang. Kisahnya dimulakan ketika ia terpanggil untuk merawat ibunya yang sakit sehingga memutuskan keluar dari pekerjaannya di sebuah manufaktur. Ia kemudian nekat membangun bengkel kerja sendiri yang memproduksi water valve meskipun saat itu ia tidak memiliki kemampuan. Beruntung salah seorang sangat berjasa mengajarkannya teknik membuat water valve yang memang saat itu sedang booming karena bangkitnya Jepang menata kembali infrastrukturnya, termasuk pipa air.

Belajar dari “kerajinan” membuat water valve. Furukawa memberanikan diri masuk dalam bidang komponen onderdil otomotif. Kali pertama menawarkan jasanya, ia memerlukan 100 kali kunjungan. Order pertama yang diterimanya harus selesai 2 x 24 jam dan sebanyak 2.000 buah komponen. Ujian itu berhasil dilewatinya berkat dukungan sang istri dan orang yang berbaik hati membantunya.

Furukawa menyadari pentingnya lingkaran hubungan dengan sesama manusia, terutama dalam soal bisnis. Hidup semata-mata bukan untuk mengejar keberuntungan atau uang. Hidup sejatinya adalah terus memberi arti pada hubungan antarsesama manusia. Itulah yang menjadi inti biografi bisnis yang diterbitkannya dan ditulis oleh Lisman Suryanegara serta Zeni Zaelani.

Tentang mengapa bukunya kali pertama diterbitkan di Indonesia, Furukawa memang telah jatuh hati dengan negeri ini. Ia senang dengan keramahtamahan orang Indonesia. Ia juga ingin mengeratkan hubungan antara kedua negara melalui buku yang diterbitkannya. Tahun 2012, Furukawa berinvestasi di Indonesia lewat PT Furukawa Indonesia yang memasok kebutuhan komponen otomotif untuk sebuah pabrikan mobil.

Buku ini akan diluncurkan secara resmi tanggal 16 Februari 2016 di Hotel JW Marriot, Jakarta. Buku tersedia mulai Februari 2016 di beberapa toko buku. Bukunya sendiri diterbitkan oleh Trim Komunikata Publishing dan dicetak oleh Percetakan Nuansa Cendekia.

Bambang Trim adalah praktisi di bidang penulisan-penerbitan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia juga telah menulis lebih dari 160 judul buku sejak 1994. Bambang Trim pernah menjabat posisi puncak di beberapa penerbit nasional serta pernah menjadi dosen ilmu penerbitan di tiga PTN (Unpad, PNJ, dan Polimedia). Kini, Bambang Trim mengelola lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang penulisan-penerbitan yaitu Alinea Ikapi dan InstitutPenulis.id. Tahun 2016 ia juga terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here