Auctor Intelletualis dan Empu Kata-Kata

0
304

Auctor adalah istilah dari bahasa Latin. Kata benda auctor berasal dari kata kerja augere yang maknanya banyak, antara lain meningkatkan, memperbesar, menumbuhkan–sebagaimana dijelaskan oleh K. Bertens, Guru Besar di Universitas Atma Jaya (Kompas, 1 Mei 2000).

Di buku Vademecum: Kamus Saku Latin-Indonesia karya R.S. Hardjapamekas, saya menemukan istilah auctor delicti yang berarti pelaku tindak pidana. Lantas, apa hubungan auctor dan actor

Kata actor juga berasal dari kata kerja bahasa Latin agere, yang berarti ‘berbuat, melakukan’. Dalam bahasa Indonesia, istilah aktor (dan aktris) spesifik mengacu pada pemeran film atau pertunjukan, sedangkan dalam bahasa Latin lebih luas lagi bermakna ‘pelaku atau pembuat sesuatu’. 

Di kamus Hardjapamekas, saya juga menemukan sebuah ungkapan age quod agis yang artinya ‘lakukanlah apa yang Anda lakukan, bertahanlan!’.

Jadi, menilik berdasarkan asal usul kata, auctor dan actor sama-sama berasal dari bahasa Latin. Namun, bahasa Latin menggunakan istilah auctor intellectualis yang bermakna otak (suatu tindak pidana), tidak ditulis actor intellectualis.

Di Indonesia, istilah auctor intellectualis kadung dipadankan menjadi ‘aktor intelektual’ (lihat KBBI).

***

Istilah ‘aktor intelektual’ diperkirakan muncul menjelang kejatuhan Soeharto yang berbuah reformasi. Istilah ini menjadi semacam tuduhan bagi orang-orang tertentu yang melakukan kerusuhan atau tindak pidana lainnya. Konotasinya jelas negatif.

***

Walaupun begitu, ada banyak arti dari kata auctor, di antaranya ‘orang yang menumbuhkan, orang yang meletakkan dasar, perintis, pencipta, pengarang’. Jadi, auctor merupakan asal-usul untuk kata Inggris ‘author‘ yang di Indonesia dipadankan menjadi ‘pengarang’ atau ‘penulis’. 

Secara penggunaan, kata author lebih sering disematkan kepada para pengarang/penulis daripada ‘writer’. Di dalam kata author terkandung makna penggagas atau pencetus ide. 

Writer menjadi kata benda untuk mereka yang bekerja secara mekanis dalam hal menulis. Itu sebabnya ada turunan ghost writer bukan ghost author. Namun, dalam hal pendampingan menulis ada istilah co-author dan co-writer–keduanya berbeda.

Di kamus karya Hardjapamekas saya menemukan satu ungkapan lagi yaitu auctor opus laudat yang berarti sang empu memuji karya itu (opus = karya; laudat = memuji). Jadi, para author itu sesungguhnya ’empu kata-kata’.

Bambang Trim adalah Pendiri dan Direktur Institut Penulis Indonesia. Ia telah berpengalaman lebih dari 25 tahun di dunia penulisan-penerbitan serta telah menulis lebih dari 200 buku. Ia juga menjadi Ketua Umum Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia dan penggagas sertifikasi penulis dan editor di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.